Sebuah Pertanyaan
Ga ada kegagalan lebih besar dari sisa hidup lo dengan
pertanyaan “what if … ?”
Posisi gua disini ada di posisi dua hal, apakah ini pertanyaan
atau pilihan ?
Karir buat gua adalah dasar dari perjalanan hidup gw selama
ini. Ibarat bandara, dia yang jadi landasan sebuah peaswat bisa terbang dan
mendarat. Tempat berkumpulnya aneka banyak ragam tipikal yang bisa banyak gw
ambil pelajaran dan pengalaman di dalamnya. Suatu kepercayaan, tugas tanggung
jawab, kebersamaan dan jerih payah semua jadi satu.
Masalah, solusi, dan pencapaian semua berjalan sebagaimana
mestinya. Di sela itu ada pernyataan sbb : Bekerja pada posisi tingkat nyaman
itu ga baik. Sedangkan kerja yang kita cari ialah kenyamanan. Ketika itu pertanyaan
menghampiri, apa mau lo stuck disini ?
Hidup itu pilihan, bahwa kita harus berkembang dan semua di
lawan dengan ego dan logika. Nah perlu digaris bawahi, ego dan logikanya disini
adalah kesempatan masa depan ? wich one
? ya yang mana lo pilih ?
Lo salah bre, It’s not an option but is all interconnected. Ya
semua bisa jadi saling terhubung berkesinambungan. Karna kita punya ambisi,
emosi, buat dapetin apapun itu hal yang baik buat kita. Termasuk untuk masa
depan.
Bagian terbaik mencari definisi baru setiap penglaman dan
kesempatan yang diberikan kehidupan gua, setiap langkah punya ceritanya
masing-masing, dan ga ada yang bisa hentikan. Dari satu langkah kecil dan
mengenalkan gua pada keputusan besar, antara kesuksesan dan kegagalan. Tapi ga ada
kegagalan lebih besar dari ngabisin sisa hidup lo dengan pertanyaan “what if …
?” titik titik itu ada 2 pilihan, ketika lu ga percaya dengan diri sendiri,
stuck satu tempat atau bekerja dalam diam, ini yang lebih tepat “what if you
fall ?”
Atau karna yakin percaya dan lu sendiri yang bisa membuat hasil dan prestasi yang
berteriak lebih keras. Pertanyaan ini yang akan datang “what if I fly ?”
Gua memutuskan untuk menciptakan langkah baru di cerita
hidup gua. Langkah yang lebih cepat, langkah yang lebih berarti, dengan tatanan
puncak yanag lebih tinggi, dan ini tujuan hidup gua berikutnya.
Komentar
Posting Komentar